Seorang Wanita Hamil Asal Luar Daerah, Terkonfirmasi Positif

Praba   25 September 2020

 

BALIKPAPAN-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan hari ini (25/9/2020), menyampaikan pertambahan 22 kasus terkonformasi positif, 29 kasus selesai isolasi, dan 2 kasus meninggal dengan terkonfirmasi positif.

 

Jumlah kasus terkonfirmasi positif hari ini menjadi yang terendah sejak awal Agustus lalu. 

 

Selain itu, pada minggu ini kurva rasio penularan Covid-19 atau R-naught (R0) kota Balikpapan berada pada angka 0,9271. 

 

Terakhir kali angka R0 Balikpapan di bawah 1 atau di bawah rata-rata nasional terjadi pada pekan keempat Agustus lalu.

 

“Ini baru hari pertama angka kasus menurun sampai 22 dan angka R0 di bawah 1, kita berharap penurunan terus terjadi,” ungkap Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. 

 

Meski kasus turun dan angka R0 di bawah 1, namun belum berarti Balikpapan keluar dari zona merah. 

 

Karena sampai hari ini masih terdapat 206 kasus yang dirawat di rumah sakit dan 637 yang menjalani isolasi mandiri.

 

“Kita berharap masyarakat Balikpapan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan kasus tanpa gejala yang isolasi mandiri juga disiplin sampai masa isolasi selesai,” tambah Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Balikpapan saat jumpa pers hari ini (25/9/2020). 

 

Menurut Rizal Effendi, sesuai pesan dari Gubernur Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman, Pemerintah Kota Balikpapan juga diharapkan terus fokus menurunkan angka kasus terkonfirmasi positif dan meninggal dunia.

 

“Seminggu ke depan kita akan melihat indikasinya apakah fluktuatif atau terus menurun. Tentunya kita semua ingin agar kasus ini terus menurun,” kata Rizal Effendi. 

 

Sementara itu dari 22 yang positif hari ini, 8 di antaranya memiliki riwayat suspek, 10 dengan riwayat tanpa gejala, 2 dari tracing kasus, dan 2 tracing di tempat kerja. Pada hari ini juga terdapat 1 wanita hamil dari luar daerah yang terkonfirmasi positif. (ay)