Plt Bupati Terkonfirmasi Positif COVID-19, Dinkes Kutim Lakukan Tracing Cepat

Praba   07 September 2020

 

 

Kutai Timur – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, Jum’at (4/9) siang,  terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan terkonfirmasinya Plt Bupati Kuitm tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim langsung melakukan tracing kontak secara cepat, untuk mencegah penularan virus korona.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, dr Bahrani Hasanal saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon mengatakan jika pihaknya langsung melakukan tracing kontak, kepada orang-orang dekat orang nomor dua di Kabupaten Kutai Timur tersebut. Baik terhadap keluarga, ajudan, supir hingga orang-orang yang terindikasi pernah melakukan kontrak erat dengan Kasmidi Bulang. Terlebih saat ini, Kasmidi kembali ikut dalam bursa pemilihan kepada daerah Kutim, sehingga tidak menutup kemungkinan sudah melakukan kontak erat dengan tim suksesnya.

 

“Kita sedang melakukan tracing kontak dengan orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan beliau (Kasmidi Bulang, red). Mulai dari pihak keluarga, supir, ajudan hingga tim sukses beliau yang melakukan koordinasi saat ingin melakukan pencalonan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah, red) Kutim 2020 pada hari Jum’at (4/9) kemarin,” sebut Bahrani, Senin (7/9).

 

Lanjut Bahrani, hingga saat ini sudah ada 34 orang yang melakukan tes swab dan merupakan kontak erat Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang, termasuk istri dan orang-orang terdekatnya. Namun hingga saat ini, Bahrani mengaku belum mendapatkan laporan terkait hasil tes swab yang dilakukan. 

 

“Sudah ada 34 orang yang kami lakukan tes swab, terutama untuk keluarga dan orang-orang dekat beliau. Namun memang hingga saat ini, saya belum dapat hasilnya (tes swab, red),” jelasnya.

 

Lebih jauh, Bahrani mengatakan agar masyarakat yang memang benar-benar merasa pernah melakukan kontak erat dengan Plt Bupati Kutim, untuk bisa melapor ke Dinkes Kutim. Terlebih jika orang tersebut mengalami gangguan kesehatan atau suspek yang mengarah ke gejala COVID-19, seperti batuk dan flu berat yang disertai demam tinggi, sesak nafas, hingga kehilangan kemampuan indra perasa dan penciuman, untuk segera datang ke instalasi khusus COVID-19 di RSUD Kudungga, Sangatta. Sementara jika tidak ada gejala sama sekali, Bahrani menyarankan kepada kontak erat untuk melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

 

“Jika memang ada warga yang pernah melakukan kontak erat dengan Plt Bupati Kutim pasca kepulangan beliau dari Jakarta pada hari Jum’at (4/9) lalu, untuk melapor ke Dinkes Kutim. Terlebih jika mengalami gejala gangguan kesehatan atau suspek, seperti batuk dan flu berat yang disertai demam tinggi, sesak nafas hingga kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa, segera melapor ke instalasi COVID-19 di RSUD Kudungga. Jika hingga saat ini belum ada gejala gangguan kesehatan, kami menyarankan untuk melakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah selama 14 hari kedepan. Hal ini untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus korona,” sebut Bahrani.           

 

Untuk diketahui, Jum’at (4/9) petang, beredar kabar terkait terkonfirmasi positifnya Plt Bupati Kutim, Kasmidi Bulang. Hal ini diketahui setelah Kasmidi melakukan tes swab sebagai persyaratan untuk melakukan penyerahan berkas pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Kutim, Sabtu (5/9) keesokan harinya. Kabar tersebut akhirnya dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Bahrani Hasanal melalui pesan rilis resminya, Sabtu (5/9) pagi. Alhasil, Kasmidi urung untuk ikut mengantarkan berkas pencalonan dirinya ke Komisi pemilihan Umum (KPU) Kutim dan hanya memonitor proses penyerahan berkas pencalonan melalui video conference, di rumah pribadinya..