Pentingnya Mengelola Stres selama Pandemi Covid-19

Praba   15 September 2020

 

Samarinda – Selain disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti 3M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan memakai masker jika ke luar rumah, ternyata pengendalian stres juga sangat diperlukan agar pekerjaan dan aktivitas berjalan seimbang.

Hal tersebut dikatakan oleh Visnu Bhawono, Institution Relation Departement PT Pertamina Hulu Mahakam (PT PHM) saat webinar forum diskusi bulanan secara daring dengan media dan jajaran SKK Migas-PHM, pada Selasa (15/9/2020).

“Jadi kita mengenal stress negatif dan stress positif. Stres sebenarnya diperlukan  dalam kehidupan sehari-hari.  Terpenting bagaimana mengelola stres menjadi distres, bagaimana yang tidak mengenakkan menjadi mengenakan,” ujarnya di hadapan 100-an peserta daring.

Begitupun dengan wartawan, selama Covid-19 tidak jarang banyak juga yang mengalami stress khususnya terkait dengan target pekerjaan (deadline). Menurut data penelitian CEDS FEB Universitas Padjajaran  dan FK Universitas Gadjah Mada  menunjukkan,  dari 98 orang wartawan yang disurvey, sebanyak 45,92 persen, wartawan mengalami gejala depresi dan 57,41 persen mengalami kejenuhan secara umum.

“Gejala fisiologis yang banyak dialami adalah pegal, otot tegang, sulit tidur atau insomnia dan sakit kepala. Sedangkan efek psikologis yaitu cemas, khawatir, mudah marah, hingga nafsu makan yang menurun atau justru berlebih,” jelas Visnu.

Sedangkan kelompok umur yang mengalami depresi dan gejala stress selama menghadapi masa pandemic Covid-19 ini adalah pada usia  produktif yaitu pada rentang usia 36-35 tahun sebesar 83 persen, disusul usia 36 hingga 45 tahun sebesar 79 persen dan usia 25 tahun -35 tahun sebesar 78 persen. Sementara, rentang usia 45-55 tahun sebesar 76 persen dan usia di atas 55 tahun sebesar 60 persen.

Forum diskusi berkala online bertema “Mengelola Kesehatan Mental di Era Pandemi”  ini merupakan diskusi bulan ke dua dimana pada bulan sebelumnya mengambil tema “Kiat Media Bertahan di Era Pandemi”. (YUL)