Pemkab Kukar Cairkan Instentif Nakes Penanganan COVID-19

Praba   05 July 2020

KUKAR- Pemerintah  Kabupaten Kutai Kartanegara mencairkan  insentif bagi tenaga kesehatan yang bekerja dalam penanganan COVID-19 di wilayah Kukar.

 “Ada sebanyak 2.018 tenaga kesehatan yang berhak menerima dana insentif ini,  yang tersebar di 32 Puskesmas dan 3 RS di Kukar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kukar sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 Kutai Kartanegara, dr.  Martina Yulianti, Minggu (5/7/2020)

Pembayaran insentif dilakukan sekaligus selama 3 bulan, terhitung dari bulan Maret , April dan Mei hal ini berdasarkan sejak dimulainya penanganan COVID-19 di bulan Maret yang lalu.

“ Tidak semua tenaga kesehatan yang ada di Kukar mendapatkan insentif ini, namun hanya bagi tenaga kesehatan namun hanya yang bekerja menangani COVID-19 dari berbagai profesi,  baik dokter spesialis, dokter umum,  dokter gigi,  perawat,  bidan,  analis, petugas promkes dan  surveillance,” tambahnya.

Besaran insentif juga tidak sama, perhitungannya sesuai dengan kinerja dan pasien yang ditangani,  hal ini juga tertuang dalam surat keputusan Bupati Kukar beberapa waktu yang lalu.

Tercatat selama penanganan COVID-19 pada pertengahan Maret, April, Mei 2020 dengan jumlah pasien OTG, ODP, PDP dan positif  sebanyak 11.558 orang. Pembayaran insentif tenaga kesehatan ini bersumber dari dana bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT)  Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan total nilai pembayaran selama 3 bulan yakni Rp. 9 miliar.

dr. Martina Yulianti memastikan pembayaran insentif tenaga kesehatan ini tidak ada tumpang tindih atau ganda pembayaran dari daerah maupun pusat, semua pembayaran sudah diverifikasi secara ketat.

Pemberian insentif ini sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bagi para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan bersentuhan langsung dengan masyarakat atau pasien dalam penanganan COVID-19.