Non Reaktif, 80 Prajurit TNI-AD Peserta TMMD ke-108 diberangkatkan ke Kecamatan Kaliorang

Praba   29 June 2020

 

Kutai Timur - Sebanyak lebih kurang 80 orang prajurit TNI-AD, gabungan dari Batalyon Zipur Balikpapan, Batalyon Rudal Bontang dan Batalyon 611 Samarinda, Senin (29/6) pagi, mengikuti tes rapid di Markas Kodim 0909/Sangatta yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim). Pemeriksaan puluhan prajurit TNI-AD ini untuk memeriksa kondisi kesehatan, sebelum diterjunkan mengikuti kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kutai Timur ke-108 Tahun 2020, yang dilaksanakan di Kecamatan Kaliorang, selama sebulan kedepan.

 

Komandan Kodim (Dandim) 0909/Sangatta, Letkol CZI Pabate menyebutkan dalam pelaksanaan TMMD kali ini melibatkan 150 personil gabungan dari TNI-AD, Polres Kutim dan Pemkab Kutim. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh masyarakat Kaliorang.

 

"Kegiatan TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa, red) ke-108 di Kecamatan Kaliorang kali ini melibatkan 150 personil gabungan. Sementara prajurit TNI-AD yang dilibatkan berjumlah 110 orang. Masyarakat Kaliorang juga mendukung penuh," ujar Pabate.

 

Lanjutnya, pelaksanaan rapid tes yang dilakukan kepada prajurit TNI-AD yang akan mengikuti TMMD kali ini memang merupakan persyaratan, sebagaimana protokol kesehatan dalam pencegahan penularan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Karena sebagian besar prajurit yang terlibat, didatangkan dari luar Kutim. Sehingga jika memang ada prajurit yang dinyatakan reaktif dari hasil Rapid-nya, maka akan ditangani sebagaimana protokol COVID-19.

 

"Karena dalam masa pandemi Covid-19, jadi protokol kesehatan tetap kita berlakukan. Termasuk pelaksanaan tes rapid bagi prajurit yang datang dari luar Kutim. Syukurlah, semua (prajurit TNI-AD, red) dinyatakan non reaktif, jadi bisa langsung diberangkatkan ke lokasi kegiatan," jelas Dandim Pabate.

 

Untuk diketahui, pelaksanaan TMMD Kutai Timur ke-108 Tahun 2020 di Kecamatan Kaliorang, dilaksanakan selama sebulan penuh, yang secara resmi dibuka pelaksanaannya, Selasa (30/6) besok, oleh Bupati Kutim Ismunandar. Kegiatan TMMD di Kutim kali ini menargetkan pembangunan sejumlah fasilitas umum dan sosial di Kecamatan Kaliorang. Diantaranya, pembangunan jalan sepanjang 2,3 kilometer, pembangunan jembatan yang melintamg di atas Sungai Kaliorang yang menghubungkan Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan. Selain itu, ikut dibangun sebuah Musholla dan rumah layak huni (RLH) bagi warga Kaliorang yang tergolong kurang mampu.