Mulai 7 September, Pemkot Balikpapan Berlakukan Jam Malam

Praba   04 September 2020

 

BALIKPAPAN-Dalam upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Balikpapan, yang kini terus menyebar dengan cepat dan meluas dengan angka positif mencapai 2082 orang.

 

Dengan pasien dalam isolasi mandiri sebanyak 471 dan meninggal dunia sebanyak 137 orang.

 

Maka untuk mengurangi kerumunan masyarakat di tempat dan fasilitas umum, mulai Senin (7/9/2020) sampai dengan batas waktu tidak di tentukan. Akan diberlakukan ketentuan jam malam mulai pukul 22:00 Wita.

 

Pemberlakuan ketentuan jam malam tersebut, untuk sementara seluruh kegiatan usaha/aktifitas masyarakat, wajib tutup/berhenti paling lambat pada pukul 22:00 Wita. Sebagaimana surat edaran Walikota Balikpapan nomor: 100/438/pem tentang, Pemberlakuan Jam Malam di Wilayah Kota Balikpapan. 

 

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Balikpapan juga melaporkan pertambahan 45 kasus terkonfirmasi positif, 35 kasus menyelesaikan isolasi mandiri, dan 5 kasus meninggal dunia.

 

Penambahan 45 kasus terkonfirmasi positif, sebanyak 4 kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), dan suspek dengan keluhan sakit lainnya Sebanyak 25 kasus.

 

Sementara, hasil tracking kasus positif lainnya sebanyak 16 kasus, seperti, tracking kasus di tempat kerja dan kasus dari luar Balikpapan.

 

Kemudian, kasus isolasi, 9 berasal dari rumah sakit, sedangkan 26 dari karantina mandiri. Selanjutnya, 5 kasus meninggal dunia, 3 kasus terkonfirmasi positif dan 2 kasus probable atau menunggu hasil pemeriksaan swab PCR (Polymerase Chain Reaction).

 

Gugus Tugas menerima hasil swab 3 dinyatakan terkonfirmasi positif dari kasus meninggal pada (27/8/2020) 2 kasus dan 1 kasus (29/8/2020) lalu.

 

Total pasien positif 2082 orang, pasien dalam perawatan 258 orang, pasien kasus konfirmasi isolasi mandiri 471 orang, pasien sembuh 1216 orang dan pasien meninggal dunia 137 orang. (ay)