Kasus Covid-19 di Samarinda Masuk Dalam Pantauan Nasional

Praba   23 September 2020

 

Samarinda -- Penyebaran virus Korona atau Covid-19 di Kalimantan Timur terus saja meninggi dan belum ada tanda-tanda untuk melandai. Kota Balikpapan dan Samarinda terus menunjukkan trend penyebaran yang meningkat setiap harinya.

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang menjelaskan perkembangan Covid-19 di Samarinda. Dimana per hari Rabu, 23 September 2020, orang yang terkonfirmasi Positif sebanyak 1.953  orang. Sementara tingkat kesembuhan berada pada jumlah 1.357 pasien. Sedangkan yang telah meninggal dunia sebanyak 81 orang.

Menurut Syaharie Jaang, Covid-19 sampai kini belum ada vaksinnya. Sehingga semua orang bisa terpapar dengan mudah apabila tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan pada diri dan keluarga terdekat. 

Syaharie Jaang yang juga merupakan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Samarinda mengatakan, Pemkot melibatkan jajaran TNI dan Polri dalam memutus rantai penyebarannya.

“Kami mengupayakan untuk selalu membuat kota Samarinda kondusif. Pembatasan sosial dimalam hari bukannya kami ingin warga sengsara tetapi justru kami ingin melindungi warga dari virus mematikan ini,”  ucap Jaang.

Oleh itu, dalam kesempatan silaturahmi antara Pemkot Samarinda bersama jajaran Korem 091/ASN pada Rabu (23/9/2020) Pemkot Samarinda mengapresiasi bantuan dari TNI dan Polri.

Sementara itu, Komandan Korem  091/ASN Brigjen TNI Cahyo Putro Suryo memastikan jika jajaran Korem 091/ASN ingin bersinergitas dengan Pemkot Samarinda dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Melalui satuannya, Korem 091/ASN berkomitmen untuk menegakkan Perwali Nomor 43 Tahun 2020 agar Samarinda dapat menekan tingginya penyebaran wabah berbahaya ini. Beberapa kegiatan patroli dan imbauan kepada masyarakat tak akan henti dilakukan oleh jajaran Korem 091/ASN.

“Kami berharap Samarinda tetap kondusif. Karena Samarinda termasuk yang dipantau di nasional. Dimana semua aparat yang terlibat tidak boleh memandang sebelah mata.  Kami akan minta terus Pemkot untuk memberikan gambaran perkembangan dan menekan laju penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya. (YUL)