HUT Tenggarong ke 238 dirayakan Secara Sederhana

Praba   29 September 2020

KUKAR – Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Raja Tenggarong yang 238 yang jatuh pada tanggal 28 September. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini di peringati secara sederhana tanpa perayaan dan acara yang mewah.

“Peringatan HUT Tenggarong ke 238 tahun ini diperingati secara sederhana tanpa perayaan besar, karena masih adanya COVID -19 ,” jelas Plt. Bupati Kutai Kartanegara , Chairil Anwar usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Kukar, Senin (28/9/2020).

Dirinya mengaku cukup prihatin dengan kondisi ini, namun dirinya mengajak masyarakat untuk tetap memaknai peringatan HUT Tenggarong ini dengan mengingat sejarah perjuangan para pendahulu dan melestarikan adat budaya yang masih terjaga hingga saat ini.

Untuk diketahui pada setiap tanggal 28 September, warga Kabupaten Kutai Kartanegara memperingati hari jadi Kota Raja Tenggarong.  Tenggarong sendiri didirikan tepatnya pada tanggal 28 September 1782 oleh Sultan Kutai Kartanegara ke-15, Aji Muhammad Muslihuddin yang dikenal dengan nama Aji Imbut.

Daerah ini dulunya bernama Tepian Pandan kemudian diubah oleh Sultan Kutai menjadi Tangga Arung yang berarti Rumah Raja,  kemudian pada perkembangannya Tangga Arung lebih dikenal dengan sebutan Tenggarong hingga saat ini.