ADD PPU Turun Rp28,9 Miliar

Praba   23 September 2020

 

 

Penajam--- Alokasi Dana Desa (ADD) yang sumbernya dari APBD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, turun menjadi Rp73,03 miliar, mengalami pengurangan sekitar Rp28,9 miliar ketimbang sebelumnya yang mencapai Rp102,02 miliar.

 

“Penurunan ADD tahun anggaran 2020 di PPU akibat adanya rasionalisasi anggaran untuk penanganan pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19),” ujar Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten PPU Alimuddin di Penajam, Rabu (23/9)

 

Sedangkan untuk Dana Desa (DD) tahun ini ditetapkan senilai Rp36,49 miliar sehingga total ADD dan DD untuk 30 desa di Kabupaten PPU senilai Rp109,52 miliar. Jika dibagi rata, maka satu desa memperoleh Rp3,6 miliar.

 

Sebanyak 30 desa tersebut tersebar pada empat kecamatan, yakni untuk empat desa di Kecamatan Penajam dengan total Rp8,46 miliar berupa ADD, kemudian yang dari DD total senilai Rp3,62 miliar.

 

Rincian anggaran ADD di Kecamatan Penajam adalah untuk Desa Girimukti Rp2,37 miliar, Desa Bukit Subur Rp1,94 miliar, Desa Sidorejo Rp2 miliar, dan Desa Giri Purwa Rp2,14 miliar.

 

Sedangkan yang anggaran dari DD adalah Rp926,55 juta untuk Desa Girimukti, Rp893,93 juta untuk Desa Bukit Subur, Rp883,54 juta untuk Desa Sidorejo, dan senilai Rp924,98 juta untuk Desa Giri Purwa.

 

Kemudian ADD senilai Rp7,733 miliar untuk tiga desa di Kecamatan Waru, dengan rincian Desa Api-Api Rp2,69 miliar, Sesulu Rp2,69 miliar, dan Desa Bangun Mulya Rp2,34 miliar. Sementara DD untuk Api-Api Rp1,59 miliar, Sesulu Rp1,49 miliar, dan Bangun Mulya Rp1 miliar.

 

Selanjutnya ADD untuk 12 desa di Kecamatan Babulu totalnya Rp30,41 miliar, antara lain untuk Desa Babulu Darat Rp3,59 miliar, Labangka Rp2,84 miliar, Babulu Laut Rp4,17 miliar, Gunung Intan Rp2,24 miliar, Gunung Makmur Rp2,41 miliar, Sebakung Jaya Rp2,09 miliar, dan Desa Rawa Mulia Rp2,13 miliar.

 

Sedangkan untuk DD di Kecamatan Babulu antara lain Desa Labangka Barat Rp1,19 miliar, Gunung Mulia Rp1,11 miliar, Rintik Rp1,08 miliar, Sumber Sari Rp1 miliar, Sri Raharja Rp899,68 juta, Rawa Mulia Rp957,18 juta, Sebakung Jaya Rp898,65 juta, dan Desa Gunung Makmur Rp1,2 miliar.

 

Kemudian ADD senilai Rp26,41 miliar untuk 11 desa di Kecamatan Sepaku, yakni Desa Tengin Baru Rp2,56 miliar, Bukit Raya Rp2,13 miliar, Sukaraja Rp2,52 miliar, Bumi Harapan Rp2,07 miliar.

 

Untuk Desa Argo Mulyo Rp2,08 miliar, Semoi Dua Rp2,37 miliar, Suko Mulyo Rp2,08 miliar, Wonosari Rp1,9 miliar, Karang Jinawi Rp3,6 miliar, Binuang Rp2,52 miliar, dan Desa Telemow Rp2,15 miliar.     

 

“Sedangkan DD di Kecamatan Sepaku adalah untuk Desa Tengin Baru Rp1,16 miliar, Bukit Raya Rp927,67 juta, Sukaraja Rp1,1 miliar, Bumi Harapan Rp960,17 juta, Argo Mulyo Rp1,17 miliar, Semoi Dua Rp994,87 juta, Suko Mulyo Rp931,12 juta, Wonosari Rp1 miliar, Karang Jinawi Rp2,66 miliar, Binuang Rp1,48 miliar, dan Desa Telemow Rp897,76 juta,” katanya. (mg)